Oct 5, 2011

ADVENTURER RIDER

Siapa sih diantara kita yang gak pingin keliling dunia? Tuhan menciptakan dunia begitu luasnya, lalu dimana kesempatan kita untuk menikmati alam yang begitu indah dan tersebar di seluruh penjuru dunia. Ehm...kalau banyak uang pastinya mudah untuk berkeliling dunia, atau kalau mau keliling dunia dengan modal terbatas namun banyak teman dan bebas biaya penginapan, mungkin backpacker-lah yang paling tepat.

Nah, bedanya dengan adventure rider, adalah berkeliling dari satu kota, pulau atau negara bahkan benua dan tak pernah lepas dari yang namanya motor. Untuk menjadi seorang ADVrider syaratnya yang pasti harus punya motor. Motornya pun harus siap untuk segala medan. Biasanya, tipe motor yang digunakan AdvRider adalah motor enduro seperti BMW R1200GS Adventure, KTM 990 Efi Adventure, dll. Motor enduro ini memang cepat beradaptasi dengan medan yang berat sekalipun, seperti berlumpur, jalanan berpasir bahkan sungai sekalipun. Tapi bukan berarti tidak diperuntukkan di jalan raya yang beraspal ya :)

Selain harus memiliki motor sebagai media transportasi utama, seorang ADVrider pastinya memiliki jiwa seorang petualang, memiliki kemampuan baik dalam navigasi, pengetahuan tentang mekanisme mesin dan cara kerjanya (bukan berarti harus jago mesin 100%). Berikutnya adalah bekal safety riding dan safety gear, karena gak mungkin seorang ADVrider adalah seorang rider yang sering melanggar lampu merah, tidak memakai helm, tidak memiliki SIM bahkan bersandal jepit. Berhubung perjalanan menggunakan motor dengan jarak tempuh yang sangat jauh, sudah dipastikan seorang ADVrider itu harus sehat, tidak mudah sakit-sakitan, jiwa dan mentalnya pun harus fit! Peralatan yang dibawa pun harus cukup mumpuni, seperti toolkit motor, alat penambal ban, busi, oli, lampu bohlam, jas hujan dan banyak lagi. Dan bagi ADVrider yang suka naik gunung dan menikmati alam baik hutan, gunung dan pantai mungkin bisa bawa tenda sekalian.

Sebagai contoh pasangan suami istri dari Estonia, Eropa yakni Margus dan Kariina melakukan perjalanannya sejak 2009 melalui rute benua Eropa, Inggris, benua Amerika, benua Australia, benua Asia dan benua Afrika dengan estimasi perjalanan sekitar 1000 hari atau 2,5 tahun (sepertinya akan lebih :). Berbagai persiapan dilakukan termasuk modal yang sangat besar dan mereka pun siap apabila dalam ekspedisi mereka kehabisan dana, mereka siap bekerja selama 6 bulan bahkan 1 tahun untuk bisa meneruskan kembali perjalanan, dan mereka bertekad untuk memulai kehidupan dari nol begitu sampai di rumah mereka. Via www.advrider.com dengan judul ride report "From Estonia with Love" mereka melakukan perjalanan yang sangat spektakuler, dibekali dengan kamera dan video, mereka mengabadikan lokasi tempat-tempat yang sangat unik di seluruh dunia. Saya mengikuti cerita perjalanan mereka hingga saat ini. Bahkan mereka sempat juga ke Indonesia, melalui rute timur ke Bali, Jawa dan Sumatera. Sebuah perjalanan yang sangat indah dipenuhi dengan peristiwa yang unik, bahkan beberapa kali jatuh sakit dan ditimpa musibah kecelakaan pun mereka alami, namun tak ada yang bisa mengalahkan niat besar mereka berdua. Satu kata buat perjalanan mereka "Salut!".

Tak terhitung sudah adventure rider yang telah berhasil mengarungi negara-negara di seluruh dunia. Sebut saja dari ADVrider Indonesia Kang JJ yang keliling dunia selama kurang lebih 2,5 tahun menggunakan BMW R1150GS Adventure. Kemudian Ewan McGregor dan Charley Boorman keliling dunia dalam Long Way Round dan Long Way Down menggunakan BMW R1200GS Adventure. Ekspedisi Ring of Fire Adventure oleh Youk Tanzil bersama 4 rider lainnya memakai Kawasaki D'Tracker 250 untuk memperkenalkan tempat dan tujuan wisata di seluruh Indonesia. Ada juga bro Haryo Widodo yang seorang blogger juga baru saja menyelesaikan ekspedisinya ke bagian timur Indonesia menggunakan Bajaj Pulsar 220 yang dikemas dalam East Xpedition 2011.  Dan yang tak kalah penting bagi seorang ADVrider adalah mampu menceritakan dan mengemasnya dalam sebuah ride report yang bisa dibaca dan dinikmati oleh semua orang di seluruh dunia ini. Hal inilah yang sebenarnya dapat memotivasi calon ADVrider di seluruh dunia dalam memulai sebuah ekspedisi.

Salam!

Margus dan Kariina di Uyuni Salt Lake, Bolivia serta BMW R1100GS (1998). Pasangan suami istri ini melakukan ekspedisi keliling dunia sejak 2009 lalu, estimasi perjalanan selama 1000 hari lamanya. Foto : www.advrider.com




Margus dan Kariina di Monument Valley. Foto : www.advrider.com




Kariina di Baja California, Meksiko. Foto : www.advrider.com




Foto : haryowidodo.wordpress.com

Foto : www.ringoffireadventure.com

Charles Boorman dan Ewan McGregor. Foto : www.motorcyclenews.com


3 comments:

  1. wah mantap banget, apalagi pake motor semantap itu juga... wow ...

    ReplyDelete
  2. pastilah mantap om :D siap dana, siap kendaraan, siap mental dan siap jauh dari peradaban :D yang pasti momen yang tak ternilai....

    ReplyDelete