Oct 11, 2011

BEEMER SCRAMBLER

Melihat judul artikel di atas, pasti kita akan membayangkan sebuah motor yang beraliran scrambler. Lain ladang lain belalang, begitu pula antara cafe racer dan scrambler merupakan dua aliran yang berbeda. Meskipun sama-sama mengusung aliran modifikasi klasik modern, secara visual pun scrambler berbeda jauh dengan cafe racer. Scrambler dikategorikan sebagai aliran modifikasi yang sering diterapkan pada motor klasik, walaupun pada kenyataannya banyak juga motor keluaran baru yang menginginkan modifikasi dengan aliran ini.

Ciri-ciri paling mudah yang bisa dilihat pada motor beraliran scrambler adalah spakbor belakang yang menggantung. Spakbor depan tetap diaplikasikan tidak seperti tipe cafe racer, namun sama-sama menggunakan single jok (ini motor idealis ya). Lalu penggunaan velg jari-jari yang dibalut dengan ban tipe grass track atau tipe ban trail. Perbedaan juga tampak pada penggunaan stang trail, selebihnya adalah kesan klasik tetap dipertahankan.

Nah, Beemer yang dimaksud sebenarnya erat kaitannya dengan motor scrambler yang akan ditampilkan disini yakni motor BMW scrambler. Beemer sendiri adalah sebutan yang biasa dipakai oleh orang Amerika kepada para pemilik motor BMW. Ok, scrambler yang satu ini adalah ubahan dari BMW R100/7 yang diproduksi pada 1977 silam. Dan coba lihat bentuk asli dari BMW ini, mungkin gak akan semenarik sesudah dimodifikasi ke model scrambler. Perubahan lumayan drastis juga ya, dengan balutan warna hitam doff pada semua elemen rangka, mesin, kanlpot dan velg, terkesan motor ini berat, bandel dan kokoh. Cukup paduan dengan warna putih pada tangki dan bodi samping, maka motor scrambler ini terlihat lebih dinamis. Selamat menikmati dan salam!

BMW R100/7 Scrambler. Photo from www.bikeexif.com


BMW R100/7. Photo from www.bikeexif.com

No comments:

Post a Comment